[CEK FAKTA] WNA Belanda Terinfeksi Covid-19 Dirawat di RSI Aisyiyah Malang

Home / Berita / [CEK FAKTA] WNA Belanda Terinfeksi Covid-19 Dirawat di RSI Aisyiyah Malang
[CEK FAKTA] WNA Belanda Terinfeksi Covid-19 Dirawat di RSI Aisyiyah Malang Informasi WNA Belanda Terinfeksi Covid-19 yang beredar di media sosial. (Sumber: Tangkapan layar Instagram/Instastory @starringyouworldwide)

TIMESPASURUAN, JAKARTA – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda dikabarkan terinfeksi positif Covid-19 saat berlibur di Kota Malang. Informasi itu beredar lepas di media sosial, yang menyebut RSI Aisyiyah Malang merawat satu pasien bernama Helmonder Joey (21) dan dikabarkan positif Covid-19.

Informasi tersebut banyak tersebar di media sosial. Ada dua pesan yang saling menguatkan. Berikut isi lengkap dua pesan berantai tersebut:

Pesan Pertama

Halo mas Joey Saya Dhea Daritsh dari RSI Aisyiyah Malang.

Terima kasih telah menghubungi saya tentang kunjungan sebelumnya pada 22 Januari 2020. 

Saya harap Anda baik-baik saja. 

Dari hasil tes darah sebelumnya kami dapat memberi Anda hasil bahwa Anda positif untuk Virus Corona (COVID-19) selama Anda tinggal di rumah sakit. 

Jika Anda memiliki pertanyaan lain, Anda selalu dapat menghubungi saya di Whatsapp atau hubungi rumah sakit di: https://rsiaisyiyah-malang.or.id/.

cek-fakta-RSI-Aisyiyah-2.jpgSumber: Tangkapan layar Instagram/Instastory @starringyouworldwide

Pesan kedua

Pasien wong londo bulan Januari wingi dirawat 9 hari nang RSI Aisyiyah Malang. Waktu perawatan sample darah dijukuk dan disimpen. Baru dites bulan maret iki dan positif corona.

cek-fakta-RSI-Aisyiyah.jpgSumber: Postingan Instagram/@rsiaisyiyahmalang

CEK FAKTA

Menurut penelusuran Tim CEK FAKTA TIMES Indonesia, informasi tersebut di atas tidak benar. Informasi mengenai WNA Belanda itu diklarifikasi langsung oleh pihak RSI Aisyiyah Malang.

Direktur RSI Aisiyah Malang, Dr Muhammad Mansur, M.Kes, menjelaskan dalam surat keterangannya bahwa informasi yang beredar melalui WhatsApp tanggal 21 Maret 2020 adalah tidak benar. 

Pihaknya menegaskan, tidak ada pasien atas nama Helmonder Joey (21) yang dirawat di RSI Aisyiyah Malang. Selain itu, tidak ada karyawan atas nama Dhea Daritsh di RSI Aisyiyah Malang.

Berikut klarifikasi lengkap dari Direktur RSI Aisyiyah Malang:

Assalamualaikum. Wr Wb

Menanggapi informasi yang beredar melalui WhatsApp tanggal 21 Maret 2020 sebagaimana tersebut di atas, tentang:

1. “Pasien wong londo bulan Januari wingi dirawat 9 hari nang RSI Aisyiyah Malang. Waktu perawatan sample darah dijukuk dan disimpen. Baru dites bulan maret iki dan positif corona”.

2. Pernyataan yang mengatasnamakan Karyawan RSI Aisyiyah Malang atas nama Dhea Daritsh.

Direktur mengklarifikasi bahwa informasi tersebut adalah tidak benar atau hoaks.

1. Tidak ada pasien atas nama Helmonder Joey (21) atau Joey Schouten yang dirawat di RSI Aisyiyah Malang. Sehingga informasi yang beredar melalui WhatsApp tidak bisa dipertanggungjawabkan atau di luar tanggung jawab kami

2. Tidak ada karyawan atas nama Dhea Daritsh di RSI Aisyiyah Malang.

Demikian informasi. Diimbau seluruh masyarakat harap berhati-hati dalam menerima informasi. Pastikan seluruh informasi valid dan selalu re-check kebenaran informasi alamat dan nomor telepon resmi RSI Aisyiyah Malang di 0341-326773 atau website resmi https://rsiaisyiyah-malang.or.id/.

cek-fakta-RSI-Aisyiyah.jpgSumber: Postingan Instagram/@rsiaisyiyahmalang

Namun, tim Cek Fakta TIMES Indonesia mencoba menelusuri RS rujukan yang ada di Kota Malang, yakni Rumah Sakit dr Saiful Anwar Malang (RSSA Malang). Setelah dikonfirmasi, RSSA Malang, yang menjadi RS rujukan pasien Covid-19 di Jawa Timur ini, membenarkan pernah ada pasien atas nama Joey Schouten. 

"Dapat kami informasikan bahwa pasien atas nama Joey Schouten terdaftar sebagai pasien di RSSA pada tanggal 23 Januari 2020 dan setelah mendapatkan perawatan tanggal 25 Januari 2020, yang bersangkutan diperbolehkan pulang," ujar Kasubbag Humas RSSA, Rusyandini Perdana Putri, saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2020). 

Untuk diketahui, di Kota Malang ada empat rumah sakit rujukan untuk menangani pasien Covid-19. Di antaranya adalah RS dr Saiful Anwar, RST Soepraoen, RS Panti Waluya, dan RS Lavalatte.

Penyebaran Covid-19 di Kota Malang terus bertambah. Hal itu dikuatkan dengan data Pemerintah Kota Malang yang merilis data terkini perkembangan Covid-19 di wilayah Kota Malang, Kamis (26/3/2020).

Menurut Kabag Humas Kota Malang, Widianto, data Covid-19 Kota Malang per 26 Maret 2020 yakni 137 ODP, 2 positif Corona ( satu sembuh, satu sedang dirawat Rumah Sakit dr Saiful Anwar Malang), dan 11 PDP. 

KESIMPULAN

Informasi yang beredar melalui pesan WhatsApp tersebut masuk dalam konten yang keliru atau false context. False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada. 

Hasil penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, WNA asal Belanda yang dikabarkan terinfeksi positif Covid-19 saat berlibur di Kota Malang dan dirawat di RSI Aisyiyah Malang itu tidak benar. Pria bernama Helmonder Joey itu dikatakan tidak pernah ada dalam daftar pasien di RSI Aisyiyah Malang.  

Berdasarkan hasil rangkuman melalui konfirmasi pihak RSI Aisyiyah Malang, serta bukti lainnya bahwa RS tersebut bukan termasuk RS rujukan Covid-19, informasi yang beredar ini masuk kategori false context yakni konten disajikan dengan narasi konteks yang salah. 

________

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerja sama dengan 21 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: redaksi.timesmedia@gmail.com atau redaksi@timesindonesia.co.id (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com