Bandara I Gusti Ngurah Rai Gelar Upacara Peneduh Jagat Bali

Home / Berita / Bandara I Gusti Ngurah Rai Gelar Upacara Peneduh Jagat Bali, Ini Tujuannya
Bandara I Gusti Ngurah Rai Gelar Upacara Peneduh Jagat Bali, Ini Tujuannya Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menggelar ritual Upacara Peneduh Jagat Bali, Mepekelem dan Mebebangkit, untuk memohon keselamatan khususnya dari pandemi Covid-19. (FOTO: bali.antaranews.com/Istimewa/fik)

TIMESPASURUAN, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali bersama PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menggelar ritual Upacara Peneduh Jagat Bali, Mepekelem dan Mebebangkit, untuk memohon keselamatan khususnya dari pandemi Covid-19.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati di Pura Telaga Waja di sisi selatan Bandara Ngurah Rai Kabupaten Badung di Badung, menyampaikan upacara ini merupakan panjatan doa bersama, agar terlepas dari pandemi Covid-19.  Ia pun menyampaikan ritual ini juga bagian dari penanganan pandemi Covid-19, yang juga sinergi masyarakat dan pemerintah telah berbuat secara optimal untuk menjaga "Pulau Dewata" itu agar dapat terbebas dari virus tersebut.

"Upaya-upaya yang sifatnya sekala (jasmani) sudah diupayakan oleh pemerintah dan oleh masyarakat Bali. Tetapi secara niskala (rohani) juga ada dengan usaha-usaha kami melalui upacara, yang tadi diawali dengan Upacara Mecaru, kemudian Peneduh Jagat yang diadakan sore hari ini," katanya, yang dilansir dari Antara.

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Herry AY Sikado menjelaskan rangkaian upacara tersebut sebagai wujud permohonan kepada Sang Pencipta dan bentuk keprihatinan bersama atas pandemi Covid-19 hingga saat ini.

"Selain itu, tentunya kami berdoa agar kondisi dunia, khususnya Pulau Bali, segera kembali aman dan normal sehingga seluruh sektor kehidupan masyarakat dapat kembali normal seperti sediakala," urainya.

Pada kesempatan tersebut, Ia juga mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan via udara maupun seluruh pengguna jasa bandar udara, mematuhi protokol kesehatan. Ia juga meminta masyarakat untuk mengikuti informasi terbaru tentang kebijakan terkait dengan perjalanan udara.

"Dalam perjalanan udara, kita semua wajib mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan mulai dari keberangkatan, di dalam pesawat, sampai di terminal kedatangan bandar udara tujuan," sambungnya. 

PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai juga menyampaikan semua rangkaian protokol kesehatan wajib dipatuhi, karena pada dasarnya itu disusun untuk mengurangi potensi risiko penyebaran virus via perjalanan udara. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com